Sabtu, 28 Juli 2007

Belahan Jiwa


Kutulis deretan kata penuh makna....
Meski kutahu, kau belum mampu memaknainya....
Namun kupercaya, jiwa kita berbicara...
Lebih dari sekedar kata...

Belahan jiwaku...
deretan gunung dan samudra luas memisahkan kita…
Kataku....
Ini demi sebuah masa...

Kutahu…terlalu sulit bagimu memahami…
Kenapa dirimu mesti terlahir ….
Untuk merasakan penderitaan
Atas nama perpisahan….

Namun percayalah..... Belahan jiwaku…..
Akan datang sebuah masa ketika kutumpahkan rindu dan sayang ini tanpa batas....
Karena kaulah Belahan jiwaku
Yang terlahir dari tubuh Dewi Kesuburan dan tetesan wahyu Dewa Kesucian.....

Kekuatan jiwamu meyakinkan aku
Teriakanmu memacuku
Tangismu membahasakan kegelisahan yang mencambukku
Membuatku berlari kencang.....
Mengejar masa, ketika kita bertemu tanpa batas ruang


(kutulis dengan seluruh darah yang mengalir utuh dan menghidupkan ruhku. Friday, 27 July, 2007. 12.11 waktu Maastricth)

Tidak ada komentar: