Maaf nak..., Bunda tak bisa menemanimu tidur dan bermain. Juga tak mampu membuatmu nyaman berbicara dengan Bunda, karena kita bicara tanpa sentuhan, tanpa pelukan. Jarak telah membatasi kita. Yach...sejak empat bulan lalu,kau lalui hari-harimu, tanpa belaianku. Maafkan aku sayang...
Nak...sekarang bunda sedang mengejar mimpi, meski tertatih-tatih. Bunda tahu, engkaulah semangatku. Jadi buka tanganmu anakku. Suatu saat engkau akan mengerti apa arti mengejar mimpi dan mengejar harapan. Sungguh...penderitaan yang kau rasakan, membuatku perih.
Kata ayah, engkau sangat merindukan aku dan bertanya dimana Bundamu. Sayang..., terlalu banyak pertanyaan sederhana yang kau pertanyakan, yang tak mampu kujawab. Senyumku semakin kecut, saat kulihat foto-fotomu didunia maya. Suatu saat kamu akan melihat betapa Bundamu memelihara dunia mayamu dengan cinta dan sayang. http://www.flickr.com/photos/sekar/
Jumat, 10 Agustus 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar